• Tentang UGM
  • simaster
  • Pusat TI
  • Perpustakaan
  • Penelitian
  • Surel
Universitas Gadjah Mada Direktorat Teknologi Informasi
Universitas Gadjah Mada
  • Layanan DTI
    • Software
  • Tutorial
  • Tentang Kami
    • Sejarah
    • Struktur Organisasi
    • Penghargaan
  • Tanya Jawab
  • Informasi Publik
  • Home
  • Rilis Berita

UGM Ajak Mahasiswa Mengoptimalkan AI Melalui Gemini Academy Campus Festival

  • Rilis Berita
  • 27 October 2026, 15.41
  • By : bintang.mahardika

Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada berkolaborasi dengan Google for Education dan Revo menyelenggarakan Gemini Academy Campus Festival: Go Limitless, Beyond with Gemini, sebuah kegiatan yang mengajak mahasiswa mengenal dan memanfaatkan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) untuk mendukung proses pembelajaran, riset, kreativitas, serta produktivitas.

Kegiatan yang diselenggarakan secara daring tersebut tidak hanya memperkenalkan berbagai fitur Gemini, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk melakukan praktik penggunaan AI secara langsung. Peserta diajak mengeksplorasi pemanfaatan Gemini mulai dari melakukan riset, mengolah materi pembelajaran, membuat presentasi, hingga membantu mengelola aktivitas sehari-hari.

Dalam sambutannya, M. Zudha Ghofur, S.T., M.Cs., Kepala Subdirektorat Pelayanan dan Diseminasi Teknologi Informasi UGM, menekankan bahwa AI saat ini telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari. Oleh karena itu, tantangan bagi mahasiswa bukan lagi sekadar apakah perlu menggunakan AI, melainkan bagaimana teknologi tersebut digunakan secara tepat dan bertanggung jawab.

“Jangan hanya menjadi pengguna AI. Jadilah pengguna yang kritis, kreatif, dan bertanggung jawab. Gunakan AI untuk memperluas ide, membantu belajar, mendukung riset, dan meningkatkan produktivitas. Tetapi jangan lupa untuk tetap melakukan verifikasi, menjaga etika akademik, serta menggunakan kemampuan berpikir kita sendiri,” ujarnya.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan fasilitas teknologi yang telah disediakan UGM guna mendukung kegiatan pembelajaran. Dengan akses melalui akun institusi UGM, mahasiswa dapat mengeksplorasi berbagai fitur Gemini yang tersedia sebagai bagian dari ekosistem layanan digital kampus.

Dari Deep Research hingga Gemini Notebook

Dalam sesi utama, peserta mendapatkan demonstrasi langsung berbagai fitur Gemini yang dapat dimanfaatkan dalam aktivitas akademik.

Unnasya, mahasiswa Fakultas Hukum UGM sekaligus Google Student Ambassador 2026, berbagi pengalamannya menggunakan Gemini untuk membantu proses belajar dan riset. Salah satu fitur yang diperkenalkan adalah Deep Research, yang dapat membantu pengguna melakukan eksplorasi suatu topik dan menyajikan informasi secara lebih terstruktur beserta rujukan sumber.

Materi hasil eksplorasi tersebut selanjutnya dapat dikembangkan menjadi berbagai bentuk sesuai kebutuhan belajar, termasuk infografis, kuis, flash card, maupun bentuk materi lainnya. Pendekatan tersebut diharapkan membantu mahasiswa dengan gaya belajar yang berbeda untuk memahami materi secara lebih efektif.

Unnasya menegaskan bahwa penggunaan AI bukan dimaksudkan untuk menggantikan proses berpikir mahasiswa.

“Gemini bukan menggantikan proses berpikir aku pribadi, tetapi membantu aku mempunyai lebih banyak waktu untuk berpikir,” ungkapnya.

Peserta juga diperkenalkan dengan fitur Scheduled Actions yang dapat digunakan untuk membantu mengatur pengingat aktivitas secara berkala. Dalam sesi interaktif, peserta mencoba memanfaatkannya untuk membangun kebiasaan produktif, seperti mengingatkan waktu belajar maupun mengurangi kebiasaan menunda pekerjaan.

Selain itu, peserta mempraktikkan penggunaan Canvas untuk membantu menyusun draf presentasi. Dalam demonstrasi tersebut kembali ditekankan bahwa hasil yang diberikan AI merupakan bahan awal yang tetap memerlukan pemeriksaan, penyuntingan, serta pengembangan dari pengguna.

Fitur lain yang mendapat perhatian peserta adalah Gemini Notebook. Melalui fitur ini, mahasiswa dapat menggunakan sumber yang mereka miliki untuk membantu mempelajari sebuah topik. Materi kemudian dapat diolah menjadi berbagai format pembelajaran, seperti audio, infografis, mind map, maupun bentuk lainnya.

Privasi Data dan Verifikasi Tetap Menjadi Perhatian

Aspek keamanan dan privasi data turut menjadi salah satu pembahasan penting dalam kegiatan ini. Mahasiswa didorong menggunakan akun institusi UGM ketika memanfaatkan layanan yang disediakan kampus, terutama dalam konteks pembelajaran dan pengolahan materi akademik.

Hal tersebut menjadi penting ketika mahasiswa bekerja dengan data penelitian maupun informasi yang bersifat sensitif. Peserta juga diingatkan untuk tetap berhati-hati dalam memasukkan informasi pribadi maupun data rahasia ke dalam layanan berbasis AI.

Selain keamanan data, kemampuan melakukan verifikasi terhadap keluaran AI juga menjadi perhatian. AI tetap memiliki kemungkinan menghasilkan informasi yang kurang tepat maupun bias sehingga pengguna tidak dapat serta-merta menerima hasilnya sebagai kebenaran.

Karena itu, mahasiswa didorong untuk memeriksa kembali sumber, konteks, dan ketepatan informasi yang dihasilkan. Penggunaan sumber yang relevan pada Gemini Notebook juga diperkenalkan sebagai salah satu pendekatan untuk membantu AI bekerja dengan referensi yang lebih terarah.

AI sebagai Kolaborator, Bukan Pengganti Pemikiran

Sepanjang kegiatan, mahasiswa tidak hanya mendengarkan pemaparan, tetapi juga mengikuti praktik langsung, diskusi, tanya jawab, serta kuis interaktif. Peserta mencoba berbagai skenario penggunaan Gemini yang dekat dengan kehidupan mahasiswa, mulai dari penelitian dan penyusunan materi hingga pengelolaan aktivitas sehari-hari.

Pesan utama kegiatan ini adalah menempatkan AI sebagai alat bantu dan kolaborator, bukan sebagai pengganti kemampuan berpikir manusia. Mahasiswa tetap memegang peran utama dalam menentukan masalah yang hendak diselesaikan, memeriksa hasil, mengembangkan gagasan, dan mengambil keputusan.

Peserta juga memperoleh informasi mengenai Gemini Academy, pembelajaran mandiri, kesempatan mengikuti sertifikasi, serta program Gemini Academy Master Trainer yang mendorong mahasiswa membagikan pengetahuan dan pengalaman menggunakan Gemini kepada mahasiswa lainnya.

Melalui kegiatan ini, UGM mendorong mahasiswa tidak sekadar mampu menggunakan teknologi AI, tetapi juga memiliki literasi untuk memanfaatkannya secara kritis, kreatif, produktif, aman, dan bertanggung jawab.

Seperti pesan yang disampaikan dalam sesi penutup, mahasiswa didorong untuk tidak memulai dari kecanggihan teknologi semata, tetapi dari persoalan dan tantangan yang ingin diselesaikan. Dengan pendekatan tersebut, AI dapat menjadi sarana untuk membantu mahasiswa belajar, berkarya, melakukan riset, serta memberikan dampak yang lebih luas.

Tags: AI Artificial Intelligence DTI UGM Gemini Gemini Academy Google for Education Literasi Digital Transformasi Digital

Related Posts

Pembaruan Fitur Presensi QR Simaster vNEXT

Rilis BeritaUpdate Tuesday, 28 April 2026

Direktorat Teknologi Informasi (DTI) Universitas Gadjah Mada resmi meluncurkan pembaruan fitur Presensi QR pada platform Simaster vNEXT.

Optimalisasi Peran Penyelenggara: Kendali Mutu dan Pengawasan Real-Time

Sistem Simaster vNEXT kini memberikan otoritas lebih kepada Dosen dan Staf sebagai penanggung jawab agenda untuk menjamin validitas kehadiran.

Membuat Breakroom untuk rapat daring pada Microsoft Teams

Tutorial Monday, 24 November 2025

Penting sebelum memulai

Breakout Rooms adalah ruang virtual terpisah yang dibuat oleh penyelenggara (dosen atau pengajar) di dalam rapat utama yang sedang berlangsung.

Panduan Microsoft Teams sebagai alternatif pertemuan daring selain Gmeet dan Zoom

Tutorial Monday, 24 November 2025

Dewasa ini, penggunaan platform daring atau komunikasi berbasis video sangat lazim digunakan. Selain zoom meeting dengan kapasitas basic yang terbatas dan berdurasi sekitar 40 menit, serta google meet yang umumnya terbatas sampai 100 peserta yang hadir dalam rapat, terdapat alternatif lain untuk mengatasi keterbatasan tersebut. 

Alternatif tersebut tersedia dalam Microsoft Teams 365 UGM.

Google Meet: Alternatif Video Meeting dari Google Workspace

Tutorial Monday, 24 November 2025

Secara umum, Google Meet sudah terintegrasi dengan ekosistem Google Workspace (Gmail, Calendar, Drive). Oleh karena itu, pengalaman rapat seringkali terasa mulus jika Anda sudah login ke akun Google, khususnya ketika menggunakan Google Workspace UGM.

Tutorial

  • UGM Ajak Mahasiswa Mengoptimalkan AI Melalui Gemini Academy Campus Festival
  • Penonaktifan Layanan email untuk Alumni
  • Maintenance Web Staff
  • FAQ Simaster vNEXT Parent
  • FAQ Fitur Google Take Out
Universitas Gadjah Mada

Direktorat Teknologi Informasi
Universitas Gadjah Mada
Rumah Dinas E1, Jl. Bungur Selatan, Bulaksumur, Yogyakarta 55281
   dti@ugm.ac.id
   +62 (274) 515660
   +62 (274) 515664

Pranala Bantuan

  • Panduan Login Eduroam
  • Panduan Login UGM Secure
  • Panduan TIK UGM
  • Helpdesk UGM
  • UGM Speedtest
  • Aktivasi Office
  • Microsoft Office 365

Tutorial

  • Panduan Email UGM
  • Setting Akun Email UGM di Outlook
  • Setting Akun Email UGM di Android
  • Registrasi Blog UGM Untuk Mahasiswa
  • Dreamspark Mahasiswa
  • Konfigurasi Online Meeting menggunakan Skype for Business

Pranala Penting

  • Electronics Thesis Disertations
  • Direct Access Journal

© 2023 DTI Universitas Gadjah Mada

[EN] We use cookies to help our viewer get the best experience on our website. -- [ID] Kami menggunakan cookie untuk membantu pengunjung kami mendapatkan pengalaman terbaik di situs web kami.I Agree / Saya Setuju